Deklarasi Anti Bullying Peserta LDKS, P5 dan PERSAMI Mts Wansari
- Home
- Detail Berita
25
Jan
Deklarasi Anti Bullying Peserta LDKS, P5 dan PERSAMI Mts Wansari
🚫 Deklarasi Anti-Bullying: Madrasah Ramah Anak, Madrasah Tanpa Kekerasan
"Satu Tanda Tangan, Sejuta Komitmen untuk Kedamaian"
Puncak kematangan karakter dalam rangkaian kegiatan LDKS, P5, dan Persami MTs Wanasari 2025 ditandai dengan sebuah aksi nyata: Deklarasi Anti-Bullying (Perundungan). Kami sadar bahwa pemimpin sejati (LDKS) dan pelajar pancasila (P5) adalah mereka yang mampu merangkul, bukan memukul; yang mampu mendukung, bukan merundung.
🖋️ Penandatanganan Pakta Integritas
Disaksikan oleh kepala madrasah dan dewan guru, seluruh peserta membubuhkan tanda tangan di atas kain putih panjang sebagai simbol janji suci untuk:
Menghargai Perbedaan: Menghormati setiap teman tanpa memandang latar belakang.
Stop Kekerasan: Tidak melakukan perundungan baik secara fisik, verbal, maupun di dunia maya (cyber bullying).
Menjadi Pelapor & Penolong: Berani bersuara jika melihat tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Menciptakan Lingkungan Positif: Membangun suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan.
🤝 Mengapa Deklarasi Ini Dilakukan Saat LDKS & Persami?
Momen Kebersamaan: Saat berkemah (Persami), ego pribadi dilebur menjadi satu kesatuan tim. Ini adalah waktu terbaik untuk menanamkan rasa empati.
Tanggung Jawab Pemimpin: Melalui LDKS, calon pengurus OSIM didapuk menjadi agen perubahan (Agent of Change) yang akan mengawasi dan mencegah terjadinya bullying di madrasah.
Implementasi P5: Sesuai dengan dimensi "Berakhlak Mulia" dan "Gotong Royong", menghapus bullying adalah wujud nyata profil pelajar Pancasila.
"Di MTs Wanasari, Kami Memilih untuk Peduli." Bullying bukan sekadar candaan. Ia adalah luka yang membekas. Dengan deklarasi ini, kami berkomitmen menjadikan madrasah sebagai rumah kedua yang penuh kasih sayang.
